Laksamana Keumalahayati (Malahayati) lahir dari keturunan bangsawan militer Kesultanan Aceh dan menempuh pendidikan di Akademi Militer Istana Ma'had Baitul Maqdis. Ia membentuk armada tempur laut khusus beranggotakan para janda prajurit yang gugur, dikenal sebagai pasukan Inong Balee.
Puncak heroisme Malahayati terjadi pada 11 September 1599, ketika ia memimpin armada menghadang kapal dagang Belanda pimpinan Cornelis de Houtman. Dalam duel satu lawan satu di atas geladak kapal, Malahayati menewaskan Cornelis de Houtman dengan rencong. Kejadian ini membuat Ratu Elizabeth I dari Inggris memilih jalur diplomasi damai dengan mengirim utusan resmi.

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.



