Ladang gas Arun ditemukan pada akhir 1971 oleh Mobil Oil. Pendirian kilang liquefaction PT Arun NGL di Lhokseumawe menjadikannya salah satu produsen LNG terbesar dunia pada era 80-an hingga 90-an.
Kejayaan ekonomi ini berujung paradoks karena ketimpangan pembagian keuntungan antara pusat dan daerah, memicu kecemburuan sosial yang menyulut konflik GAM. Kilang resmi ditutup pada Oktober 2014 seiring habisnya cadangan gas.
Sejarah

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.


