Pada tahun 1948, Indonesia terkepung oleh blokade Belanda. Presiden Soekarno mengimbau dukungan finansial dari rakyat Aceh, satu-satunya wilayah RI yang bebas dari pendudukan Belanda.
Dalam waktu singkat, saudagar Gasida dan rakyat Aceh menyumbangkan lebih dari 20 kg emas murni untuk membeli pesawat Douglas C-47 Dakota dari Singapura. Diberi nama Seulawah RI-001 (Gunung Emas), pesawat ini menjadi cikal bakal Indonesian Airways yang mendanai kedutaan RI di luar negeri.
Sejarah

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.



