Sultanah Tajul Alam Safiatuddin Syah naik takhta menggantikan suaminya, didukung oleh fatwa ulama Syaikh Nuruddin ar-Raniri. Masa kepemimpinannya menandai transisi dari ekspansi militer ke konsolidasi perdamaian.
Ia mempromosikan ilmu pengetahuan dengan menugaskan Syaikh Abdurrauf As-Singkili menulis kitab Mir'at al-Thullab. Safiatuddin juga cakap dalam diplomasi melawan tekanan VOC Belanda, mempertahankan kedaulatan ekonomi pelabuhan.
Sejarah

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.



