Kesultanan Peureulak didirikan oleh Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah pada Muharram 225 H (840 M). Pelabuhannya sangat penting karena memproduksi kayu Peureulak berkualitas tinggi untuk pembuatan kapal dagang.
Penyatuan Peureulak dengan Samudra Pasai terjadi melalui perkawinan dinasti antara Putri Ganggang Sari dan Sultan Malikussaleh. Penjelajah Italia Marco Polo singgah di Peureulak pada 1292 M dan mencatat bahwa sebagian besar penduduk perkotaan di pelabuhan tersebut telah memeluk agama Islam.
Sejarah

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.



