Rapai Geleng adalah salah satu kesenian tari tradisional yang memadukan keindahan musik perkusi rebana (*Rapai*), gerakan tarian meliuk yang dinamis, serta lantunan syair selawat dan zikir keagamaan yang syahdu. Kesenian ini pertama kali lahir dan berkembang di wilayah pantai barat-selatan Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Rapai Geleng mulanya diciptakan oleh seorang ulama sebagai media alternatif penyebaran dakwah Islamiah untuk menarik perhatian para pemuda agar lebih mudah meresapi nilai-nilai ketauhidan dan ajaran budi pekerti luhur.
Pertunjukan Rapai Geleng dimainkan secara melingkar atau berbaris rapat oleh sekitar 11 hingga 12 orang penari pria. Masing-masing penari memegang sebuah rebana berukuran sedang (*Rapai*). Gerakan tarian terbagi menjadi tiga fase utama yang teratur: gerakan lambat (*slow motion*) untuk mengawali zikir permohonan keselamatan, gerakan sedang untuk melantunkan selawat nabi, hingga gerakan super cepat (*fast motion*) yang menjadi klimaks pertunjukan. Pada fase cepat, para penari memukul Rapai dengan ketukan sinkron yang sangat kencang sembari menggelengkan kepala ke kiri dan ke kanan secara bergantian dalam keselarasan gerakan yang luar biasa dramatis.
Keunikan Rapai Geleng terletak pada kekompakan mutlak dan presisi gerakan kepala dan bahu yang bergerak serempak mengikuti perubahan tempo pukulan rebana yang kian cepat. Kesenian ini menyimbolkan persatuan, kerja sama kolektif, disiplin yang tinggi, serta keteguhan iman masyarakat Aceh dalam menjalani kehidupan sosial kemasyarakatan.
Lokasi & Alamat: Kabupaten Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan (Daerah asal tradisi), Provinsi Aceh, Indonesia. Peta Google
Referensi & Sumber Informasi: 1. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh. (2020). *Rampai Seni Pertunjukan Aceh: Dinamika Musik Perkusi Rapai*. 2. Jacob, T. (1998). *Seni Tari Tradisional Pesisir Barat-Selatan Aceh*. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. 3. Dokumentasi Karya Budaya Takbenda Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI.

* Segala informasi kemungkinan ada yang salah atau kurang. Jika Anda ingin berkolaborasi untuk melengkapi atau memperbaiki informasi, silakan hubungi kontak yang tersedia.


